Selamat datang di Tutorial Laravel Part 1. Kali ini kita akan belajar Laravel dari yang paling dasar sampai bisa dikatakan pro hehehe. Untuk tutorial bagian pertama ini kita akan membahas mengenai apa itu Laravel dan bagaimana menginstall Laravel di Windows.
Tutorial Laravel ini akan dilanjutkaan secara bertahap sampai temen-temen bisa membuat aplikasi atau sistem informasi sederhana.
Pengertian Laravel
Sebelum kita menginstall Laravel, ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu Laravel.
Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT. Laravel merupakan framework populer dikalangan programmer karena syntax yang digunakan ditulis dalam PHP sangat memudahkan programmer untuk meningkatkan kualitas aplikasi dan tentunya menghemat waktu.
Sama seperti framework Codeigniter, Laravel dibangun dengan konsep MVC. Apa itu MVC ? MVC merupakan metode untuk memisahkan bagian-bagian atau function pada aplikasi website.
MVC singkatan dari Model, View, dan Controller. Model biasanya digunakan untuk urusan database, View adalah bagian desain antarmuka, jadi semua yang diproses pada sistem akan ditampilkan melalui View. Sedangkan Controller adalah bagian yang menghubungkan antara Model (database) dengan View (desain antarmuka). Bisa dikatakan Controller yang berperan dalam pengendalian website.
Beberapa fitur pada laravel :
- Bundles, yaitu sebuah fitur dengan sistem pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi
- Eloquent ORM, merupakan penerapan PHP lanjutan menyediakan metode internal dari pola “active record” yang menagatasi masalah pada hubungan objek database.
- Application Logic, merupakan bagian dari aplikasi, menggunakan controller atau bagian Route.
- Reverse Routing, mendefinisikan relasi atau hubungan antara Link dan Route.
- Restful controllers, memisahkan logika dalam melayani HTTP GET and POST.
- Class Auto Loading, menyediakan loading otomatis untuk class PHP.
- View Composer, adalah kode unit logikal yang dapat dieksekusi ketika view sedang loading.
- IoC Container, memungkin obyek baru dihasilkan dengan pembalikan controller.
- Migration, menyediakan sistem kontrol untuk skema database.
- Unit Testing, banyak tes untuk mendeteksi dan mencegah regresi.
- Automatic Pagination, menyederhanakan tugas dari penerapan halaman.
Fitur-fitur diatas nantinya akan kita pelajari pada Tutorial-tutorial Laravel ini.
Cara Install Laravel
Untuk menginstall Laravel, hal yang pertama kali dilakukan adalah menginstall composer. Pada tutorial sebelumnya sudah saya jelaskan mengenai apa itu composer dan cara menginstall composer.
Temen-temen yang belum baca cara install composer dapat membaca tutorialnya disini.
Oiyya pastikan temen-temen juga sudah menginstall XAMPP juga ya, jika belum temen-temen dapat membacanya disini.
Oke saya asumsikan temen-temen sudah menginstall composer dan xampp. Langsung saja kita mulai menginstall Laravel. Pertama buka command promt (CMD).
Jika sudah, maka selanjutnya kita akan mulai mendownload laravel menggunakan composer.
Kita masuk dulu ke direktori tempat dimana project laravel akan kita buat. Biasanya project laravel atau project website akan diletakkan di c:\xampp\htdocs.
Jika temen-temen menggunakan XAMPP di Windows ketikkan :
cd c:\xampp\htdocs
Setelah itu temen-temen ketikkan perintah berikut untuk mendownload laravel. Pastikan selama proses installasi, komputer tetap terhubung ke internet.
composer create-project --prefer-dist laravel/laravel myproject
lalu tekan enter...
Oke akan saya jelaskan mengenai perintah tersebut :
- create-project : untuk membuat project baru.
- --prefer-dist : untuk mendownload versi laravel yang direkomendasikan.
- myproject : nama project.
Oke lanjut, setelah menekan enter maka proses download akan berlangsung, proses downloadnya akan memakan waktu beberapa menit tergantung koneksi internet temen-temen.
Setelah selesai maka tampilannya akan seperti berikut
Oke proses download telah berhasil, sekarang kita mempunyai folder "myproject" di dalam htdocs.
Kemudian kita masuk ke folder "myproject" melalui CMD. ketikkan lagi
cd myproject
lalu tekan enter dan ketikkan lagi
php artisan serve
Perhatikan gambar diatas, setelah kita ketik php artisan serve lalu tekan enter maka project "myproject" yang telah kita buat tadi dijalankan pada http://127.0.0.1:8000. Artinya project ini dapat diakses melalui localhost dengan port 8000.
Sekarang temen-temen buka web browsernya dan ketikkan :
localhost:8000
atau
127.0.0.1:8000
jika munculnya seperti gambar dibawah ini berarti temen-temen telah berhasil menginstall laravel dan telah siap untuk membangun aplikasi menggunakan laravel.
Oke itu tadi langkah-langkah menginstall laravel. Terima kasih buat temen-temen yang sudah membaca tutorial ini dan tetap ikuti tutorial-tutorial selanjutnya ya, agar nantinya temen-temen bisa membangun aplikasi menggunakan laravel.











0 Comments